Cara Backup Dan Restore Database MySQL Dengan phpMyAdmin

Apa itu Backup dan Restore, saya tak perlu menjelaskan lagi. Backup&Restore menjadi hal yang sangat penting dilakukan, di era modern ini udah jamannya Cloud Computing semacam Google Drive,Dropbox,Mediafire,dll. Macam-macam situs tersebut tujuannya adalah untuk membackup data pengguna, atau ada lagi yang dimanfaatkan untuk dijadikan tempat sharing file dari situs download anime,software,film,ebook dsb. Tidak hanya versi web ada juga software backup versi offlinenya, sudah banyak bertebaran di google silahkan cari sendiri :p.

Untuk backup database MySQL menggunakan phpMyAdmin langkahnya cukup mudah. Oke ini dia langkah-langkahnya :

1. Export / Backup

Export disini adalah backup, yap disini lah backup dilakukan. Klik menu Export pada phpMyAdmin.

Pilih Export Method-nya Custom dengan tujuan untuk gak sembarang backup. Yang pertama disana ada semacam Multi Select Option, pilih database mana saja yang akan di backup. Digambar tersebut saya mem-backup semua database terkecuali bawaan phpmyadminnya. Selanjutnya, bagian Output pilih Save output to a file karena kalo bentuk teks kayaknya gimana gitu :v . Dan pilih Compression: Zipped sebenernya ini terserah sobat, kalo saya sendiri mending bentuknya zip dari pada *.sql maka saya pilih zipped. Klik GO.
Maka sobat akan mendowload sebuah file zip yang merupakan file backup database sobat. Mudah bukan cara backup nya ? 😀

2. Import / Restore
Untuk Import disini adalah Restore atau mengembalikan data yang sebelumnya di backup. Klik menu Import pada phpMyAdmin.

File to Import , pilih file backup bisa berupa Zip dan SQL. Disana ada tulisan Max : 8,192KiB yang artinya sobat hanya bisa mengupload file backup yang ukurannya kurang dari 8MB tentunya ini merupakan masalah bagi saya yang melakukan backup besar-besaran. Lalu bagaimana cara mengatasinya ? ini dia caranya :

yang pertama buka folder xampp sobat, setelah masuk ke folder xampp buka folder php. Selanjutnya cari file php.ini atau file konfigurasi php .

lalu buka file php.ini tersebut dengan teks editor favorit sobat, saya sendiri menggunakan Sublime Text kalo yang gak punya software text editor favorit bisa juga menggunakan notepad bawaan OS 😀 .

cari kata upload di file tersebut, caranya tekan CTRL + F tuliskan upload maka akan muncul seperti gambar diatas. Ubah nilai upload_max_filesize dengan angka yang besar terserah sobat dengan akhiran M dan juga max_file_uploads dengan angka puluhan, contoh bisa dilihat pada gambar diatas .

Itu merupakan cara jika upload file backup > dari 8 MB, kali ini lanjut ke langkah merestore. Pilih file backup berupa zip atau SQL.

Klik open, dan langkah terakhir klik GO , lamanya proses tergantung seberapa besar file backup-nya. Jika file backup hanya untuk 1 database mungkin gak lama tapi kalau seperti saya ini memakan waktu yang cukup lama :D. Biarin, yang penting data tetap aman kan ? 😀 Selamat malam, salam Jomblo :v

Tinggalkan Komentar

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...